Remaja Seattle Hadapi Tantangan Sains Laut di Kejuaraan Robotik

AWAM Discover – Tim siswa dari Seattle, bernama Triton Robotics, bersiap untuk bersaing dengan tim robotika bawah air lainnya dari seluruh dunia dalam acara MATE ROV World Championships yang akan berlangsung di Kanada pada bulan depan. Kompetisi ini akan berlangsung pada tanggal 25 hingga 27 Juni di St. John’s, Newfoundland, dan menjadi kunjungan ketiga berturut-turut bagi tim independen yang terdiri dari tujuh siswa kelas 11 dari Seattle Academy tersebut.

### Tantangan Lingkungan Laut

MATE (Marine Advanced Technology Education) ROV bertujuan untuk menantang para peserta dengan tugas-tugas misi bawah air yang mengacu pada masalah nyata yang dihadapi dalam ilmu kelautan. Tahun ini, tugas-tugas yang harus diselesaikan mencakup pemetaan ekosistem terumbu karang dingin, pengoperasian instrumen observasi laut, pemodelan turbin angin lepas pantai, dan pengoperasian kendali apung di bawah es laut, sebuah lingkungan yang dikenal sulit untuk peralatan pemantauan konvensional. Tema kompetisi tahun 2026 berfokus pada dua inisiatif ilmiah Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai keberlanjutan lautan dan penelitian krio.

### Sistem yang Dipersiapkan

Triton Robotics akan membawa dua sistem buatan sendiri untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini. Njord, sebuah kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh, ditugaskan untuk mengatasi tantangan di kolam gelombang dan kolam flume, dengan kemampuan untuk navigasi melalui arus yang kuat dan visibilitas yang rendah. Sementara itu, Skadi, sebuah alat pengambilan sampel vertikal otonom, akan beroperasi di kolam es National Research Council, menyelam di bawah es laut yang tidak dapat dijangkau oleh perangkat pemantauan laut konvensional.

Tim Triton juga mengembangkan TritonOS, perangkat lunak khusus yang berfungsi untuk stabilisasi kedalaman dan memungkinkan pilot untuk membalik kontrol Njord secara instan, membuat manipulasi belakang alat semudah manipulasi depan—sebuah inovasi yang tidak tersedia di sistem komersial lainnya. Tim ini juga telah melengkapinya dengan alat khusus untuk tugas misi, termasuk visi komputer untuk identifikasi kepiting invasif, pipeline fotogrametri untuk pengukuran gunung es, dan gripper pneumatik yang dituning untuk dapat menggenggam koral dingin yang rapuh tanpa merusaknya.

### Proses Pembelajaran dan Pengembangan

Tenzin Larkin, co-CEO tim, menyatakan bahwa musim ini ditandai dengan iterasi—di mana mereka melakukan pengujian, mengalami kerusakan, memahami penyebab kegagalan, dan memperbaiki alat dengan lebih baik. Triton Robotics sepenuhnya dikelola oleh siswa dan tidak terafiliasi dengan sekolah manapun. Para anggota tim bertanggung jawab atas desain rekayasa, pengembangan perangkat lunak, anggaran, pengujian, dokumentasi, dan operasi kolam; sementara mentor memberikan pengawasan pada workshop dan keselamatan. Tim ini telah menyelesaikan sekitar 30 pengujian kolam dalam kedalaman dengan nol insiden keselamatan.

Anggota tim terdiri dari Griffin Fisher, Tenzin Larkin, Thomas Gust, Simon Hajduk, Theo Lipson, Miles Lipson, dan Emi Enoki. Thomas Gust, co-CEO lainnya, menyatakan bahwa misi mereka adalah membantu lingkungan melalui rekayasa.

### Persaingan dari Ember College

Dalam perkembangan terbaru, tim dari Edmonds College yang berlokasi di utara Seattle juga turut berpartisipasi dalam acara yang sama, mewakili kategori “Pioneer” melawan universitas-universitas dari seluruh dunia. Tim ini telah berhasil meraih peringkat kelima dalam kategori mereka di tahun perdana serta meraih peringkat kesembilan di dunia pada tahun lalu setelah mengikuti kompetisi di Michigan. Saat ini, mereka sedang menggalang dana untuk membiayai partisipasi dalam kompetisi tersebut.

### Kesimpulan Mengenai Peristiwa Tersebut

Kompetisi MATE ROV World Championships yang akan dihadiri oleh tim Triton Robotics dan tim dari Edmonds College menunjukkan sinergi antara pendidikan dan teknologi rekayasa untuk mengatasi tantangan lingkungan. Keberhasilan tim-tim ini dalam berinovasi dan berkolaborasi mencerminkan potensi generasi muda dalam menghadapi isu-isu kelautan yang semakin kompleks. Dengan partisipasi aktif di kompetisi internasional, diharapkan mereka dapat membawa dampak positif dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan laut.

  • Mr Discovery

    Related Posts

    Gunung Rainier Tidak Akan Meletus: Ahli Gempa Klarifikasi Aktivitas

    AWAM Discover – Rumor mengenai aktivitas gempa yang meningkat di Gunung Rainier, Washington, telah memicu kepanikan di kalangan masyarakat, meskipun para ilmuwan menegaskan bahwa tidak ada indikasi ledakan yang akan…

    Microsoft dan NASA Kembangkan Agen AI Cegah Banjir dan Masalah Air

    AWAM Discover – Microsoft dan NASA telah mengumumkan kolaborasi mereka dalam mengatasi tantangan penting terkait perubahan iklim, khususnya dalam menangani masalah banjir dan bencana terkait cuaca ekstrem. Dalam upaya ini,…