Astronot NASA Di ISS Diperintahkan Berlindung Dalam Kapsul Dragon

AWAM Discover – Astronot yang berada di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) diperintahkan untuk berlindung sementara akibat kebocoran udara yang memburuk di laboratorium luar angkasa tersebut. Keputusan ini diambil sebagai langkah kehati-hatian setelah terdeteksinya peningkatan risiko kebocoran.

NASA melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh juru bicaranya, Bethany Stevens, menyatakan bahwa semua anggota misi Crew-12 yang terdiri dari dua astronot NASA, Jack Hathaway dan Jessica Meir, astronaut European Space Agency (ESA) Sophie Adenot, serta kosmonot Rusia Andrey Fedyaev, dan astronot NASA Chris Williams, diminta untuk berlindung di dalam wahana Crew Dragon yang sedang bertautan dengan ISS. Permintaan untuk berlindung dilakukan ketika tim dari Badan Antariksa Rusia, Roscosmos, sedang berusaha memperbaiki kebocoran tersebut.

Sekitar 90 menit setelah perintah berlindung dikeluarkan, Stevens menyampaikan bahwa Roscosmos telah “menangguhkan” upaya perbaikan strukturalnya. NASA kemudian memberikan instruksi kepada para astronot di dalam wahana Dragon untuk “mengakhiri prosedur tempat aman dan kembali ke operasi yang direncanakan di Stasiun Antariksa Internasional.”

### Kebocoran Udara yang Meningkat

Kebocoran yang terjadi di ISS bukanlah hal baru. Kini, kekhawatiran terus meningkat karena kebocoran kecil yang sebelumnya relatif minor ini meningkat dari satu pon udara per hari menjadi dua pon. Informasi ini datang dari seorang pejabat NASA yang enggan disebutkan namanya, yang mengungkapkan perkembangan ini menjadi perhatian serius bagi tim di pusat kontrol.

Menurut Stevens, keretakan di modul layanan Zvezda yang dikelola oleh Rusia memang telah menjadi perhatian serius bagi NASA, yang terus memantau situasi tersebut. NASA dan Roscosmos sejak beberapa bulan terakhir telah mendiskusikan penyebab dan solusi potensial untuk kebocoran kecil tersebut. Zvezda adalah bagian penting dari laboratorium berukuran lapangan sepak bola ini dan menjaga kestabilan atmosfer di dalamnya sangat krusial untuk operasi misi luar angkasa.

Ketika kebocoran baru teridentifikasi, Roscosmos memutuskan untuk melaksanakan operasi perbaikan yang lebih komprehensif pada hari Jumat, yang mendorong NASA untuk menginstruksikan para astronot untuk mengambil langkah perlindungan tambahan.

### Tanggapan NASA

Stevens menegaskan pentingnya kolaborasi antara NASA dan Roscosmos dalam menangani masalah ini. “Kami berharap dapat bekerja sama dengan Roscosmos dalam pendekatan kolaboratif untuk mengatasi kebocoran ini,” ujarnya. Keputusan untuk berbagi tugas dalam penanganan masalah ini menunjukkan komitmen kedua lembaga dalam menjaga keselamatan astronot serta keberlangsungan misi ilmiah di luar angkasa.

Kerjasama ini juga mencerminkan upaya internasional yang semakin penting dalam eksplorasi luar angkasa, di mana berbagai lembaga harus saling mendukung untuk mengatasi tantangan teknis yang sering kali kompleks dan sulit.

Pengawasan yang ketat terhadap kebocoran udara di ISS tentunya menunjukkan betapa vitalnya masalah ini bagi keselamatan para astronot yang bertugas, di samping memelihara integritas struktur Stasiun Antariksa itu sendiri.

### Kesimpulan dari Perkembangan Berita Ini

Situasi kebocoran udara di Stasiun Antariksa Internasional memperkuat pentingnya kerjasama internasional dalam misi luar angkasa. Proses perbaikan yang dilakukan oleh Roscosmos dan langkah sigap NASA menunjukkan respons yang cepat terhadap masalah yang muncul. Meskipun telah diadakan upaya mitigasi, kerjasama berkesinambungan dan komunikasi yang efektif antar lembaga merupakan kunci untuk menangani tantangan di masa depan. Dalam konteks eksplorasi luar angkasa yang semakin berkembang, pengelolaan keamanan dan keberlangsungan operasi menjadi prioritas utama bagi semua pihak yang terlibat.

  • Mr Discovery

    Related Posts

    Kasus Pembunuhan Dihentikan Untuk Calon Sheriff Arkansas yang Membunuh Pelaku Penganiayaan Anaknya

    AWAM Discover – Seorang hakim di Arkansas telah membatalkan tuduhan pembunuhan terhadap Aaron Spencer, seorang pria yang sebelumnya terpilih sebagai calon sheriff dari Partai Republik, sambil menunggu persidangan atas kematian…

    Trump Akan Menunjuk Todd Blanche Sebagai Jaksa Agung

    AWAM Discover – Presiden Donald Trump mengumumkan niatnya untuk mencalonkan Todd Blanche sebagai Jaksa Agung permanen Amerika Serikat. Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah acara pribadi di Gedung Putih, menandai langkah…