Startup Rantai Pasok Auger, Dipimpin Mantan Pimpinan Amazon, Dapatkan Dana $50M

AWAM Discover – Auger, sebuah startup teknologi rantai pasokan yang didirikan oleh mantan eksekutif Amazon, Dave Clark, baru saja berhasil mengumpulkan dana sebesar $50 juta dalam putaran pendanaan Seri B. Pendanaan ini dipimpin oleh Eclipse, dengan partisipasi dari investor yang sudah ada, Oak HC/FT. Total pendanaan yang diperoleh Auger kini mencapai $150 juta, dengan jumlah karyawan sekitar 130 orang serta daftar klien yang mencakup divisi realitas virtual dan augmentasi Meta, raksasa merchandise olahraga Fanatics, dan produsen barang konsumen Kimberly-Clark.

Dari sudut pandang Clark, meskipun model AI umum dapat menghasilkan wawasan, mereka tidak dapat menangani domain yang sangat spesifik seperti pengelolaan rantai pasokan. Keputusan keuangan dan operasional yang harus diambil serta eksekusinya pada skala perusahaan besar membutuhkan sistem yang dibangun atas dasar keahlian rantai pasokan yang kuat. Konsep yang diusung oleh Auger adalah mengintegrasikan data dari sistem yang ada, termasuk ERP dan manajemen gudang, ke dalam satu lapisan operasional yang terpadu.

Inovasi dalam Pengelolaan Rantai Pasokan

Auger bertujuan untuk menyederhanakan proses pengelolaan rantai pasokan yang kompleks. Dalam demonstrasi terbaru di kantor mereka yang terletak di Bellevue, Clark menunjukkan bagaimana sistem Auger dapat bereaksi ketika seorang pemasok gagal memenuhi janji pengiriman. Auger mampu mengidentifikasi kekurangan, menentukan prioritas pelanggan, melakukan redistribusi inventaris, serta mengirimkan rencana yang sudah diperbarui ke sistem perusahaan yang sudah ada.

Dalam konteks ini, Clark menjelaskan bahwa sebagian besar perangkat lunak rantai pasokan tradisional hanya memberikan peringatan dan menunggu tindakan dari manusia. Namun, Auger dirancang untuk membuat keputusan rutin secara otomatis dan menandai pengecualian untuk ditinjau oleh manusia. Ia menegaskan, “Kami bukan sekadar alat; kami adalah karyawan baru dalam organisasi.”

Di Fanatics, berdasarkan informasi yang ada, sekitar 85% keputusan yang dikelola oleh Auger berjalan secara otomatis. Clark menargetkan persentase ini dapat meningkat ke angka 90-an persen dalam waktu dekat. Selain klien yang sudah disebutkan, ada delapan hingga sepuluh perusahaan lain yang saat ini sedang dalam negosiasi kontrak atau menjalani program pilot.

Perjalanan Dave Clark dan Tim Auger

Dave Clark, yang pernah menjabat selama 23 tahun di Amazon dan terakhir memimpin bisnis konsumen global perusahaan, meninggalkan posisi tersebut pada tahun 2022 sebelum meluncurkan Auger. Setelah masa jabatannya sebagai CEO Flexport yang berlangsung singkat, Clark kembali ke daerah Seattle dengan tujuan untuk memanfaatkan kolam talenta lokal. Ia meluncurkan Auger bersama tim yang mencakup Leigh Anne Clark, istrinya, yang menjabat sebagai co-founder dan presiden divisi mode dan kecantikan perusahaan.

Auger mendapatkan pendanaan Seri A sebesar $100 juta dari Oak HC/FT dan dengan cepat menyusun tim eksekutif yang beranggotakan mantan pimpinan senior dari Amazon, Johnson & Johnson, Microsoft, dan Salesforce. Ini memberikan keunggulan kompetitif dari segi pengalaman dan keahlian di bidang operasi rantai pasokan, AI, dan pengembangan produk.

Dari segi kerjasama dengan perusahaan teknologi besar, Auger baru-baru ini diangkat menjadi mitra rantai pasokan utama dalam Microsoft Fabric, sebuah platform data yang dimiliki oleh Microsoft. Dengan produk yang dibangun di atas Azure, rep sales Microsoft dapat memperoleh komisi dalam transaksi Auger. Clark menyebutkan bahwa kemitraan ini telah menunjukkan keterlibatan meski masih berada pada tahap awal.

Rencana Masa Depan dan Ambisi Auger

Clark mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengumpulkan dana Seri B dilakukan lebih awal sebelum diperlukan, untuk menghindari gangguan selama periode onboarding pelanggan yang diperkirakan akan sangat sibuk di musim gugur mendatang. Dalam pengumuman pendanaan ini, Jiten Behl, seorang mitra dari Eclipse, bergabung dengan dewan Auger yang juga mencakup Clark, presiden dan CFO Alex Ceballos, serta Matt Streisfeld dari Oak HC/FT.

Meskipun Auger belum mengumumkan angka pendapatan atau metrik keuangan lainnya, Clark memperkirakan nilai perusahaan telah mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan putaran pendanaan awal. Dengan semangat pragmatis, kantor Auger di Bellevue merupakan ruang yang disewa dari Microsoft sebelumnya, memanfaatkan perabotan sisa yang dibiarkan oleh perusahaan teknologi raksasa tersebut.

Sebagai penutup, Clark menekankan ambisi besar Auger untuk memiliki sebagian dari GDP AS yang mengalir melalui platform mereka pada tahun 2030, dengan target pendapatan sebesar $1 miliar. Ia menyatakan dengan tegas, “Kami tidak bermain kecil.” Keberanian dan visi ini mencerminkan keteguhan Auger dalam menghadapi tantangan di industri yang terus berubah dan penuh kompetisi.

Kesimpulan Mengenai Peristiwa Tersebut

Penggalangan dana yang dilakukan oleh Auger menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi perusahaan dalam mengubah cara pengelolaan rantai pasokan melalui teknologi. Dengan komitmen untuk memanfaatkan AI secara bijaksana dan dengan memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis, masa depan Auger terlihat cerah, dan kontribusinya di industri rantai pasokan diharapkan akan semakin signifikan dalam tahun-tahun mendatang.

  • Mr Discovery

    Related Posts

    OpenAI Luncurkan Keyboard Rp3,500.000 Di Tengah Sengketa Hukum

    AWAM Discover – OpenAI, perusahaan teknologi yang dikenal dengan kecerdasan buatan canggihnya, resmi memasuki pasar perangkat keras melalui peluncuran keyboard bernama Codex Micro. Keyboard ini dijual dengan harga $230 dan…

    Google dan Epic Menyerah, Toko Aplikasi Android Pihak Ketiga Datang

    AWAM Discover – Epic Games dan Google telah secara bersama-sama menarik kembali upaya mereka untuk menyelesaikan gugatan yang mengubah cara kerja toko aplikasi Android di Amerika Serikat. Hal ini mengindikasikan…