Kematian Tercatat 13 Dalam Serangan Rudal Dan Drone Besar-besaran Kyiv

AWAM Discover – Pasukan Rusia telah melancarkan serangan besar-besaran dengan menggunakan drone dan misil di ibu kota Ukraina, Kyiv, yang menyebabkan 13 orang dilaporkan tewas, menurut keterangan resmi dari otoritas setempat. Serangan ini terjadi semalam, mengakibatkan beberapa kawasan di kota tersebut dievakuasi setelah serangan mengguncang gedung-gedung di seluruh kota.

Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, ia memperingatkan bahwa Rusia tengah mempersiapkan serangan “masif”. Di antara korban yang dilaporkan, terdapat anak-anak yang termasuk dalam jumlah korban yang signifikan, menurut Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer Kyiv. Ia mengecam tindakan Rusia yang secara sengaja menargetkan area pemukiman dan mengakibatkan banyaknya korban sipil.

Detail Serangan dan Dampaknya

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa mereka menyasar fasilitas energi sebagai respons terhadap serangan baru-baru ini dari Ukraina. Dalam serangan ini, angkatan udara Ukraina melaporkan bahwa Rusia meluncurkan 74 misil dan 496 drone, sebagian besar berfokus pada ibu kota. Meskipun sejumlah besar serangan berhasil ditahan oleh pertahanan udara Ukraina, 25 misil balistik dan 12 drone berhasil menargetkan 33 lokasi.

Tim jurnalis yang berada di Kyiv menyaksikan letusan keras sepanjang malam, dengan laporan menunjukkan adanya minimum 10 serangan signifikan yang menyebabkan kebakaran besar di pusat kota dan beberapa titik lain di jarak jauh. Saat pagi datang, tampak kerusakan parah dengan craters yang diakibatkan oleh dampak ledakan, serta mobil-mobil dan infrastruktur yang terbakar.

AWAM melaporkan bahwa 13 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya cedera. Operasi penyelamatan masih berlangsung di lokasi-lokasi yang terkena dampak, termasuk di gedung apartemen tinggi dan rumah-rumah di bagian tenggara Kyiv. Dua parameter terkait keamanan tambahan telah diusulkan; dengan Menteri Luar Negeri Andriy Sybiha menyerukan kepada para mitra Ukraina untuk mengirim lebih banyak sistem pertahanan udara guna menghentikan “teror Rusia”. Ia juga meminta agar sanksi terhadap Rusia diperkuat.

Reaksi Internasional dan Perkembangan Terbaru

Reaksi terhadap serangan ini datang dari berbagai penjuru, termasuk dari Duta Besar Ukraina untuk AS, Olha Stefanishyna, yang menyatakan bahwa malam itu sangat mengerikan bagi penduduk kota yang terpaksa bersembunyi di tempat penampungan. Dia juga menekankan kerusakan yang ditimbulkan pada seluruh infrastruktur sipil dan bangunan tempat tinggal di beberapa distrik kota.

Serangan ini menandai serangan besar pertama oleh Rusia dalam lebih dari dua minggu. Selain menyerang ibu kota, Rusia juga dilaporkan mengincar pangkalan militer di wilayah tengah dan timur Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa tujuan serangan ini adalah untuk menargetkan infrastruktur pertahanan dan energi Ukraina sebagai balasan atas serangan baru-baru ini terhadap stasiun listrik di Rusia.

Sebagai respon terhadap situasi ini, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengakhiri kunjungannya ke Dublin lebih awal setelah menerima intelijen terbaru mengenai rencana serangan Moskow. Ia menyerukan kepada warga untuk selalu waspada dan menjaga diri dan keluarga mereka.

Kesimpulan Mengenai Peristiwa Tersebut

Serangan ini memperlihatkan betapa seriusnya kondisi di Ukraina, di tengah tensi yang terus meningkat antara kedua negara. Rusia saat ini mengendalikan sekitar satu-fif dan wilayah Ukraina, dan situasi di lapangan menunjukkan bahwa pertempuran di beberapa area masih berlangsung intens. Meskipun Ukraina telah berhasil merebut lebih banyak wilayah daripada yang hilang, ancaman dari serangan udara Rusia tetap menjadi kekhawatiran utama.

Dalam konteks ini, penting untuk melihat bagaimana respons dari komunitas internasional dan impian untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di daerah yang terpengaruh oleh konflik ini. Kejadian di Kyiv menjadi pengingat akan mahalnya harga yang harus dibayar dalam konflik bersenjata, terutama terhadap jiwa-jiwa tak bersalah.

  • Mr Discovery

    Related Posts

    Spesies Monyet Baru Berbibir Oranye Ditemukan di Hutan DR Kongo

    AWAM Discover – Sebuah spesies monyet baru telah resmi diidentifikasi oleh para ilmuwan, monyet ini memiliki ciri khas bibir oranye muda dan wajah hitam, serta ditemukan di hutan-hutan Republik Demokratik…

    Kelompok Lingkungan Gugat Pemerintahan Trump Karena Definisi ‘Kerugian’

    AWAM Discover – Pemerintahan Trump menghadapi gugatan dari sembilan kelompok lingkungan terkait keputusan terbaru yang mengubah definisi “kerusakan” yang telah ada selama lebih dari 50 tahun. Gugatan ini dilayangkan di…